Alarm Bahaya Berkedip: IHSG dan Rupiah Terpuruk dalam Keputusasaan
1pn0e5cvchj9ioeoyojmoy-arfo1ccieatcidqgu18q.workers.dev Hai semoga kamu selalu dikelilingi orang-orang baik. Di Sini saya ingin berbagi pandangan tentang News yang menarik. Tulisan Tentang News Alarm Bahaya Berkedip IHSG dan Rupiah Terpuruk dalam Keputusasaan Tetap ikuti artikel ini sampai bagian terakhir.
IHSG dan Rupiah Tertekan Sentimen Global
Jakarta, 15 November 2024
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,74% ke level 7.161,26 pada perdagangan jelang akhir pekan. Equity Analyst CNBC Indonesia Research, Susi Setiawati, mengungkapkan sejumlah sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG dan Rupiah.
Salah satu sentimen global yang menekan adalah kenaikan inflasi AS menjadi 2,6%. Hal ini mengindikasikan bahwa pemangkasan suku bunga oleh The Fed belum akan terjadi dalam waktu dekat.
Selain itu, pasar saham Indonesia juga mengalami penurunan karena investor beralih ke pasar AS dan Bitcoin yang dianggap lebih menarik saat ini.
Untuk informasi lebih lanjut, saksikan dialog eksklusif dengan Susi Setiawati di Program Closing Bell, Jumat (15/11/2024).
- Jadwal Lengkap Timnas Indonesia pada Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
- Cerita Bayu Sutha tentang Awal Jatuh Cinta dengan Sepak Bola: Fans Ricky Yakobi yang Sempat Jadi Murid Pertama di SSB
- 4 Fakta Borneo FC Jelang Final Piala Presiden 2024: Tren Negatif saat Hadapi Arema FC di Laga Puncak Bisa Berlanjut
