• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Anggur Muscat Beracun? Kementan Siap Blokir Impor!

img

1pn0e5cvchj9ioeoyojmoy-arfo1ccieatcidqgu18q.workers.dev Mudah mudahan kalian dalam keadaan sehat, Pada Blog Ini saya akan mengulas tren terbaru mengenai News. Informasi Relevan Mengenai News Anggur Muscat Beracun Kementan Siap Blokir Impor Jangan kelewatan simak artikel ini hingga tuntas.

Kementerian Pertanian (Kementan) mempertimbangkan pelarangan impor anggur asal Thailand menyusul temuan residu beracun pada sampel anggur shine muscat.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyatakan, pihaknya akan menunggu hasil kajian Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait kandungan anggur tersebut.

Jika terbukti mengandung zat berbahaya, Kementan akan merekomendasikan pelarangan impor kepada Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebagai kementerian teknis yang berwenang mengeluarkan perintah larangan.

Sebelumnya, hasil uji sampel anggur shine muscat impor dari Thailand menunjukkan adanya 7-18 jenis residu beracun, dengan 23 dari 24 sampel melebihi batas legal untuk 1-6 jenis bahan kimia beracun.

Beberapa bahan kimia yang ditemukan antara lain triasulfuron, cyflumetofen, tetraconazole, dan fludioxonil.

Temuan ini memicu kekhawatiran masyarakat Indonesia, sehingga Kementan berencana melarang impor anggur muscat jika terbukti berbahaya.

(31 Oktober 2024)

© Copyright 2024 - Bilik Suara
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Tutup Ads