Bencana Ganda: Hujan Deras Picu Longsor, Dua Bukit Tutupi Jalan di Pekalongan
1pn0e5cvchj9ioeoyojmoy-arfo1ccieatcidqgu18q.workers.dev Bismillah semoga hari ini membawa berkah untuk kita semua. Di Artikel Ini saya mau menjelaskan manfaat dari News yang banyak dicari. Artikel Yang Fokus Pada News Bencana Ganda Hujan Deras Picu Longsor Dua Bukit Tutupi Jalan di Pekalongan jangan sampai terlewat.
Bencana Tanah Longsor Melanda Pekalongan
Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mengakibatkan bencana tanah longsor di dua lokasi, yaitu Jalan Raya Doro-Petungkriyono dan Jalan Raya Kajen-Kandangserang. Akibatnya, jalan tertutup tanah dan bebatuan, sehingga lalu lintas terhambat.
Di Jalan Raya Doro-Petungkriyono, longsor terjadi pada Minggu (3/11) malam. Sebuah bukit setinggi 5 meter di Desa Mesoyi, Kecamatan Talun, longsor dan menutup ruas jalan. Besok kami akan mendatangkan alat berat untuk membersihkan longsor itu, kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekalongan Budi Rahardjo.
Puluhan petugas gabungan dibantu warga setempat berupaya membersihkan longsoran tanah dan bebatuan. Namun, karena banyaknya material dan cuaca gelap, pekerjaan dihentikan. Selain tanah dan bebatuan, longsor juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang, sehingga proses pembersihan menjadi lebih sulit.
Tim gabungan TNI Polri, PMI, SAR Bumi Santri, Bagana, LPBI NU, kecamatan, dan masyarakat setempat terus bahu-membahu mengatasi longsor. Namun, bebatuan besar yang menutup jalan cukup banyak, sehingga belum dapat tertuntaskan.
Kami minta warga di lereng perbukitan tetap waspada bencana longsor, karena intensitas hujan cukup tinggi hingga awal tahun depan, tambah Budi Rahardjo.
Sebelumnya, longsor juga terjadi di Jalan Raya Kajen-Kandangserang. Namun, longsor tersebut segera dapat diatasi, sehingga jalan raya dapat kembali dibuka.
- Teken Kontrak dan Jalani Latihan Perdana Bersama Malut United, Victor Mansaray Langsung Rasakan Aura Positif
- Mengulas Peran Nova Ariyanto dan Indra Sjafri, Siapa Paling Pantas Memimpin Timnas Indonesia di Piala AFF 2024?
- Kisah Bayu Sutha, Bek Hebat yang Pilih Jalan Berbeda setelah Gantung Sepatu: Ambil Lisensi di Dunia Pariwisata
