Dolar Meroket Mendekati Rp 16.000, The Fed Beri Sinyal Mengejutkan
1pn0e5cvchj9ioeoyojmoy-arfo1ccieatcidqgu18q.workers.dev Selamat membaca semoga mendapatkan ilmu baru. Dalam Opini Ini mari kita telusuri News yang sedang hangat diperbincangkan. Artikel Ini Membahas News Dolar Meroket Mendekati Rp 16000 The Fed Beri Sinyal Mengejutkan Simak baik-baik hingga kalimat penutup.
Ketua The Fed, Jerome Powell, menyatakan bahwa ekonomi AS tidak menunjukkan tanda-tanda perlunya penurunan suku bunga yang terburu-buru. Dalam pidatonya di Dallas, Powell mengisyaratkan bahwa The Fed akan memperlambat laju pemangkasan suku bunga.
Powell menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi AS tetap kuat, menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Hal ini membuat The Fed bersikap hati-hati dalam memangkas suku bunga.
Sikap hati-hati Powell berdampak pada pasar keuangan. Imbal hasil Treasury dan indeks DXY mengalami kenaikan. Rupiah pun melemah terhadap dolar AS, dibuka pada Rp15.880/US$ pada Jumat (15/11/2024).
Para pedagang menurunkan ekspektasi mereka terhadap pemotongan suku bunga pada pertemuan The Fed bulan Desember. Jika The Fed benar-benar tidak memangkas suku bunga, rupiah berpotensi mengalami tekanan lebih lanjut.
- Mengulas Peran Nova Ariyanto dan Indra Sjafri, Siapa Paling Pantas Memimpin Timnas Indonesia di Piala AFF 2024?
- Kisah Bayu Sutha, Bek Hebat yang Pilih Jalan Berbeda setelah Gantung Sepatu: Ambil Lisensi di Dunia Pariwisata
- Wih, Prediksi Hamka Hamzah Bahwa Final Piala Presiden 2024 Bakal Jadi Arema FC Vs Borneo FC Terbukti Tepat
