• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Dolar Meroket Mendekati Rp 16.000, The Fed Beri Sinyal Mengejutkan

img

1pn0e5cvchj9ioeoyojmoy-arfo1ccieatcidqgu18q.workers.dev Selamat datang semoga kalian mendapatkan manfaat. Dalam Blog Ini aku ingin mengupas sisi unik dari News. Konten Yang Membahas News Dolar Meroket Mendekati Rp 16000 The Fed Beri Sinyal Mengejutkan Ikuti terus penjelasannya hingga dibagian paragraf terakhir.

Ketua The Fed, Jerome Powell, menyatakan bahwa ekonomi AS tidak menunjukkan tanda-tanda perlunya penurunan suku bunga yang terburu-buru. Dalam pidatonya di Dallas, Powell mengisyaratkan bahwa The Fed akan memperlambat laju pemangkasan suku bunga.

Powell menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi AS tetap kuat, menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Hal ini membuat The Fed bersikap hati-hati dalam memangkas suku bunga.

Sikap hati-hati Powell berdampak pada pasar keuangan. Imbal hasil Treasury dan indeks DXY mengalami kenaikan. Rupiah pun melemah terhadap dolar AS, dibuka pada Rp15.880/US$ pada Jumat (15/11/2024).

Para pedagang menurunkan ekspektasi mereka terhadap pemotongan suku bunga pada pertemuan The Fed bulan Desember. Jika The Fed benar-benar tidak memangkas suku bunga, rupiah berpotensi mengalami tekanan lebih lanjut.

© Copyright 2024 - Bilik Suara
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Tutup Ads