Kabinet Merah Putih: Misi Energi Terbarukan untuk Indonesia yang Lebih Cerah
1pn0e5cvchj9ioeoyojmoy-arfo1ccieatcidqgu18q.workers.dev Hai selamat membaca informasi terbaru. Kini saatnya berbagi wawasan mengenai Informasi. Ringkasan Artikel Mengenai Informasi Kabinet Merah Putih Misi Energi Terbarukan untuk Indonesia yang Lebih Cerah lanjutkan membaca untuk wawasan menyeluruh.
Untuk mencapai swasembada energi, pemerintah perlu menggandeng BRIN dan universitas dalam negeri untuk mengembangkan teknologi yang dibutuhkan. Komitmen ini harus dijalankan secara konsisten oleh menteri terkait.
Indonesia memiliki sumber daya energi seperti kelapa sawit, singkong, dan jagung. Namun, Indonesia belum memiliki teknologi untuk mengolahnya menjadi energi terbarukan (EBT).
Program bio-diesel yang mengolah minyak sawit menjadi solar terhenti karena kerja sama dengan Italia terputus. Program gasifikasi yang mengolah batu bara menjadi gas juga gagal karena perusahaan Amerika Serikat hengkang dari Indonesia.
Pengembangan R&D membutuhkan waktu dan biaya yang besar. Oleh karena itu, komitmen jangka panjang sangat diperlukan untuk mencapai swasembada energi.
Fahmy Radhi, Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada, menyatakan bahwa tanpa upaya serius, komitmen swasembada energi hanya akan menjadi omong kosong.
Dalam pidato perdananya, Presiden Prabowo menjanjikan swasembada energi dalam 4-5 tahun. Menteri-menteri Kabinet Merah Putih harus mampu mengimplementasikan keinginan tersebut.
21 Oktober 2024
- Wih, Prediksi Hamka Hamzah Bahwa Final Piala Presiden 2024 Bakal Jadi Arema FC Vs Borneo FC Terbukti Tepat
- Momen Manis Jens Raven Berterima Kasih Kepada Indra Sjafri Karena Diberi Kesempatan di Timnas Indonesia U-19
- Persis Ditekuk Arema FC pada Semifinal Piala Presiden 2024, Milomir Seslija: Faktor Keberuntungan yang Berlaku
