Kebocoran Anggaran dan Korupsi Merajalela, Prabowo: Kita Harus Berani Mengakuinya!
1pn0e5cvchj9ioeoyojmoy-arfo1ccieatcidqgu18q.workers.dev Hai semoga hatimu selalu tenang. Pada Edisi Ini saya akan mengupas Trending yang banyak dicari orang-orang. Informasi Praktis Mengenai Trending Kebocoran Anggaran dan Korupsi Merajalela Prabowo Kita Harus Berani Mengakuinya Pelajari setiap bagiannya hingga paragraf penutup.
Dalam pidato perdananya sebagai Presiden, Prabowo Subianto menyoroti permasalahan krusial yang dihadapi bangsa Indonesia, yaitu kebocoran anggaran, penyelewengan, dan korupsi yang merajalela.
Prabowo menegaskan, Kita harus berani mengakui bahwa terlalu banyak kebocoran anggaran, penyimpangan, dan kolusi di antara pejabat politik dan pemerintah di semua tingkatan, serta dengan pengusaha nakal yang tidak patriotik.
Ia mengingatkan sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang berani melawan penjajah, namun kini dihadapkan pada tantangan internal yang tidak kalah berat. Jangan takut melihat realita ini, masih banyak saudara kita yang belum menikmati hasil kemerdekaan, ujarnya.
Prabowo juga menyoroti kesenjangan sosial yang masih lebar, dengan banyak warga yang hidup di bawah garis kemiskinan dan anak-anak yang berangkat sekolah tanpa makan pagi atau pakaian layak.
Untuk mengatasi tantangan ini, Prabowo menekankan pentingnya swasembada energi. Kita harus mampu memenuhi pasokan energi sendiri, agar tidak bergantung pada negara lain, katanya.
Ia menegaskan, Dalam keadaan ketegangan atau kemungkinan perang, kita harus siap dengan keadaan terburuk. Negara lain akan memprioritaskan kebutuhan mereka sendiri, termasuk energi.
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029 pada 20 Oktober 2024.
