Kereta Majapahit Terjebak Longsor, Penumpang Terkatung-katung Berjam-jam
1pn0e5cvchj9ioeoyojmoy-arfo1ccieatcidqgu18q.workers.dev Selamat beraktivitas dan semoga sukses selalu. Pada Waktu Ini aku ingin mengupas sisi unik dari Informasi. Insight Tentang Informasi Kereta Majapahit Terjebak Longsor Penumpang Terkatungkatung Berjamjam Segera telusuri informasinya sampai titik terakhir.
Demi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api (KA), petugas Daop 8 Surabaya melakukan normalisasi dan mengubah pola operasi jalur kereta api. Akibatnya, terjadi gangguan perjalanan KA.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa terjadi rintang jalan (rinja) akibat longsor di wilayah Daop 8 Surabaya, tepatnya di KM 87+800/900 antara Stasiun Pogajih dan Kesamben, pada Sabtu malam pukul 21.45 WIB.
Akibat longsor tersebut, jalur kereta api tertutup dan tidak dapat dilewati sementara waktu. Kereta api yang terdampak adalah KA 215 Majapahit relasi Malang - Pasar Senen, yang terpaksa memutar jalur dan mengalami keterlambatan.
Hingga saat ini, KA 215 Majapahit mengalami kelambatan 390 menit atau sekitar 6 jam lebih dan diperkirakan tiba di Stasiun Pasar Senen pada pukul 15.07 WIB. KAI Daop 1 Jakarta mengimbau kepada para penjemput untuk menyesuaikan waktu kedatangan kereta api.
Untuk jadwal kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen, perjalanan masih berlangsung normal dan tepat waktu. KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan perjalanan ini.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai perjalanan kereta api dan layanan KAI, masyarakat dapat menghubungi Contact Center 121 atau media sosial resmi KAI 121.
(1 Desember 2024)
- Wih, Prediksi Hamka Hamzah Bahwa Final Piala Presiden 2024 Bakal Jadi Arema FC Vs Borneo FC Terbukti Tepat
- Momen Manis Jens Raven Berterima Kasih Kepada Indra Sjafri Karena Diberi Kesempatan di Timnas Indonesia U-19
- Persis Ditekuk Arema FC pada Semifinal Piala Presiden 2024, Milomir Seslija: Faktor Keberuntungan yang Berlaku
