• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Nasib Pegawai Kemenkop Terancam, Anggaran Dipangkas Rp 155 Miliar

img

1pn0e5cvchj9ioeoyojmoy-arfo1ccieatcidqgu18q.workers.dev Assalamualaikum semoga kita selalu bersatu. Hari Ini saya akan membahas perkembangan terbaru tentang Informasi. Informasi Terbaru Tentang Informasi Nasib Pegawai Kemenkop Terancam Anggaran Dipangkas Rp 155 Miliar Dapatkan wawasan full dengan membaca hingga akhir.

Pemangkasan Anggaran Kemenkop Tak Pengaruhi Gaji PNS

Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie menegaskan bahwa pemangkasan anggaran tidak akan berdampak pada gaji dan tunjangan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Koperasi (Kemenkop).

Budi Arie menjelaskan bahwa pemangkasan anggaran akan dilakukan pada beberapa belanja, seperti perjalanan dinas, pengadaan barang dan jasa, belanja kontraktual, belanja ATK, belanja konsinyering, dan belanja untuk kegiatan rapat-rapat.

Rincian Anggaran Kemenkop 2025

Pos Anggaran Jumlah
Gaji dan Tunjangan Pegawai Rp 71.894.971.462
Operasional Rp 35.163.715.538
Kegiatan Layanan Biro dan Inspektorat Rp 15.256.000.000

Budi Arie juga memastikan bahwa program prioritas seperti Bank Koperasi, Superapps Koperasi, dan revitalisasi koperasi tetap akan berjalan sesuai rencana.

Nggak, nggak ada (PHK) pegawai, tegas Budi Arie saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2025).

© Copyright 2024 - Bilik Suara
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Tutup Ads