Prabowo 'Bukan Jalan-jalan' ke Luar Negeri, Minta Izin Kunker Penting
1pn0e5cvchj9ioeoyojmoy-arfo1ccieatcidqgu18q.workers.dev Semoga semua mimpi indah terwujud. Disini aku mau membahas keunggulan News yang banyak dicari. Analisis Artikel Tentang News Prabowo Bukan Jalanjalan ke Luar Negeri Minta Izin Kunker Penting Mari kita bahas selengkapnya hingga paragraf terakhir.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali larangan bagi para menteri dan jajarannya untuk melakukan perjalanan ke luar negeri atau studi banding.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Prabowo telah menerima undangan kunjungan ke luar negeri, termasuk APEC dan KTT G20.
Dalam sambutannya saat meresmikan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Prabowo menyatakan, Menteri jangan terlalu banyak anggotamu jalan-jalan keluar negeri.
Meski demikian, Prabowo menekankan bahwa kunjungan ke luar negeri bukan sekadar jalan-jalan. Saya lebih suka urus saudara sekalian, ujarnya.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengonfirmasi rencana Prabowo untuk melakukan kunjungan ke luar negeri selama sekitar 15-16 hari.
Prabowo dijadwalkan mengunjungi China, Amerika Serikat, Peru (untuk KTT APEC), Brasil (untuk KTT G20), dan Inggris.
Prabowo mengkritik seminar dan studi banding yang berlebihan. Kalian sudah tahu masalahnya, enggak usah terlalu banyak study-study, katanya.
Meski lebih senang mengurusi dalam negeri, Prabowo terpaksa melakukan kunjungan ke luar negeri karena undangan dari KTT G20, China, dan Amerika Serikat.
Sebelumnya, Prabowo telah melakukan kunjungan kerja ke luar negeri selama 16 hari, dari 8 hingga 23 November 2024.
- Kisah Bayu Sutha, Bek Hebat yang Pilih Jalan Berbeda setelah Gantung Sepatu: Ambil Lisensi di Dunia Pariwisata
- Wih, Prediksi Hamka Hamzah Bahwa Final Piala Presiden 2024 Bakal Jadi Arema FC Vs Borneo FC Terbukti Tepat
- Momen Manis Jens Raven Berterima Kasih Kepada Indra Sjafri Karena Diberi Kesempatan di Timnas Indonesia U-19
