Prabowo Pangkas Perjalanan Dinas, Kantong Sri Mulyani Gembung Triliunan
1pn0e5cvchj9ioeoyojmoy-arfo1ccieatcidqgu18q.workers.dev Semoga senyummu selalu menghiasi hari hari dan tetap mencari ilmu. Pada Waktu Ini aku ingin membagikan pengetahuan seputar Informasi. Deskripsi Konten Informasi Prabowo Pangkas Perjalanan Dinas Kantong Sri Mulyani Gembung Triliunan Ikuti terus penjelasannya hingga dibagian paragraf terakhir.
Pemerintah telah menerapkan kebijakan efisiensi belanja perjalanan dinas (perjadin) dengan memangkas minimal 50% anggaran dari sisa pagu pada DIPA TA 2024. Kebijakan ini mulai berlaku sejak diterbitkannya Surat Edaran (SE) bernomor S-1023/MK.02/2024.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara melaporkan bahwa hingga 31 Oktober 2024, realisasi belanja mencapai 76,06%. Namun, diperkirakan serapan anggaran Kemenkeu tidak akan mencapai 100% hingga akhir tahun akibat efisiensi belanja perjadin ini.
Suahasil mengatakan, sejak tahun 2020 Kemenkeu telah melakukan efisiensi hingga mencapai Rp 2,91 triliun. Pihaknya terus melakukan pelacakan terhadap mana yang bisa diefisiensi lebih dalam.
Efisiensi ini telah menghemat 3.300 orang pegawai, yang berarti penghematan sekitar Rp 1,156 triliun.
Kebijakan pemotongan anggaran perjalanan dinas ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam sidang kabinet pada 23 Oktober dan 6 November 2024.
Kemenkeu terus melanjutkan disiplin dan efisiensi pengelolaan anggaran sebagai wujud dari implementasi spending better sejalan dengan arahan Presiden Prabowo.
- Mengulas Peran Nova Ariyanto dan Indra Sjafri, Siapa Paling Pantas Memimpin Timnas Indonesia di Piala AFF 2024?
- Kisah Bayu Sutha, Bek Hebat yang Pilih Jalan Berbeda setelah Gantung Sepatu: Ambil Lisensi di Dunia Pariwisata
- Wih, Prediksi Hamka Hamzah Bahwa Final Piala Presiden 2024 Bakal Jadi Arema FC Vs Borneo FC Terbukti Tepat
