Rokok Polos Bikin RI Kehilangan Rp 182 Triliun, Ngeri!
1pn0e5cvchj9ioeoyojmoy-arfo1ccieatcidqgu18q.workers.dev Halo bagaimana kabar kalian semua? Di Artikel Ini aku ingin berbagi pengetahuan mengenai Informasi yang menarik. Artikel Yang Mengulas Informasi Rokok Polos Bikin RI Kehilangan Rp 182 Triliun Ngeri jangan sampai terlewat.
Dampak Negatif Regulasi Rokok pada Industri dan Ekonomi
Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 dan Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) diperkirakan akan merugikan industri hasil tembakau (IHT) dan perekonomian nasional.
Pembatasan penjualan di sekitar institusi pendidikan, pembatasan iklan rokok, dan kebijakan kemasan polos dapat menekan kinerja IHT dari hulu hingga hilir. Pembatasan iklan rokok saja dapat menurunkan permintaan jasa periklanan hingga 15%.
Kemasan polos mendorong penurunan konsumsi rokok legal dan peralihan ke rokok ilegal. Hal ini berdampak pada permintaan produk legal sebesar 42,09%.
Larangan berjualan 200 m dari satuan pendidikan formal berdampak pada 33,08% dari total ritel. Tekanan kinerja ini diperkirakan menghilangkan potensi ekonomi RI hingga Rp 306 triliun atau 1,5% dari PDB.
Aturan penyeragaman kemasan rokok tanpa identitas merek atau kemasan polos memberi dampak terbesar, yakni sekitar Rp 182,2 triliun. Kinerja penjualan rokok konvensional atau legal bisa turun drastis, khususnya untuk rokok golongan I dan II.
Jika ketiga skenario (kemasan rokok polos, pembatasan penjualan, dan larangan iklan) dijalankan, dampak ekonomi yang akan hilang setara Rp 308 triliun atau 1,5% dari PDB.
- Mengulas Peran Nova Ariyanto dan Indra Sjafri, Siapa Paling Pantas Memimpin Timnas Indonesia di Piala AFF 2024?
- Kisah Bayu Sutha, Bek Hebat yang Pilih Jalan Berbeda setelah Gantung Sepatu: Ambil Lisensi di Dunia Pariwisata
- Wih, Prediksi Hamka Hamzah Bahwa Final Piala Presiden 2024 Bakal Jadi Arema FC Vs Borneo FC Terbukti Tepat
