• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Rumah Tak Layak Huni: Ironi 24 Juta Keluarga yang Terlupakan

img

1pn0e5cvchj9ioeoyojmoy-arfo1ccieatcidqgu18q.workers.dev semoga kita semua sedang diberkahi segalanya. Dalam Blog Ini mari kita eksplorasi lebih dalam tentang Informasi. Artikel Ini Menawarkan Informasi Rumah Tak Layak Huni Ironi 24 Juta Keluarga yang Terlupakan Jangan berhenti teruskan membaca hingga tuntas.

Krisis Perumahan di Indonesia: 10 Juta Keluarga Masih Tanpa Rumah

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN), Nixon LP Napitupulu, mengungkapkan bahwa Indonesia masih menghadapi krisis perumahan yang akut. Tercatat, sebanyak 10 juta keluarga di Tanah Air belum memiliki rumah layak huni.

Selain itu, Nixon juga menyoroti adanya 24 juta keluarga yang tinggal di rumah tidak layak huni. Rumah-rumah tersebut umumnya dibangun secara swadaya dan tidak memenuhi standar Kementerian Perumahan, yang mensyaratkan luas minimal 9 m2 per orang.

Menariknya, Nixon mengungkapkan bahwa tren pembelian rumah saat ini didominasi oleh perempuan dan generasi milenial. Jadi, yang beli rumah pada umumnya adalah pasangan-pasangan baru, ujarnya.

Krisis perumahan ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah Indonesia. Diperlukan upaya komprehensif untuk mengatasi backlog perumahan dan menyediakan rumah layak huni bagi seluruh masyarakat.

(Tanggal: 13 November 2024)

© Copyright 2024 - Bilik Suara
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Tutup Ads